jump to navigation

Sebuah Usaha untuk Berbisik! [part Two] Desember 2, 2007

Posted by edwardsahalatua in Kalbu!.
trackback

1923170160_876ebab0e7_m.jpgTapi, tentu saja engkau harus terus mengingat saat-saat dimana aku mempersembahkan sajak-sajak yang kubiarkan tetap hidup dalam tembok dan pintu kamarmu. Engkau tahu, aku memang  berusaha keras untuk memanjakanmu terutama agar engkau berani mengerang tajam ketika aku mencumbumu. Dan, ciuman itu, memang bisa lebih panjang dari duapuluh lima iklan.

Engkau harus terus mencurigaiku, sebab sebaik-baiknya aku padamu, bias saja aku sedang berupaya keras mendapatkanmu. Dan, jika itu yang terjadi, bisa saja ini adalah sebuah surat cinta padamu.

Dan, harus kuajarkan sekali lagi, biar lebih pasti, bahwa engkau sekali-kali  tidak bisa meminta pertanggungjawaban dari setiap keinginanku. Menanggungnya saja, sudah lebih dari segala bentuk pertanggungjawaban yang layak. Dan, jangan sekali-kali pula engkau menyuruhku untuk berangkat dewasa, lebih berpikir bagi masa depan dan tetek bengek yang tidak menarik tentang hidup di kemudian hari, sebab engkau cenderung akan tersesat sebagaimana orang lain menganggap masa lampau – terlebih lagi masa kanak-kanak – adalah masa yang renyah, jinak, tak menanggung beban…

Komentar»

No comments yet — be the first.